![]() | ||
| Briptu Ridho, Bripda Arman dan Bripda Ilham, Tiga anggota Polsek Sinak yang gugur dalam serangan kelompok OTK - (Lensa Indonesia) |
Menurutnya, saat serangan kelompok OTK itu terjadi, anggota Polsek Sinak sedang menonton TV di ruang penjagaan. “Tiba-tiba sekitar 15 orang masuk dari pintu belakang dan langsung menyerang anggota,” terang Kombes Pol Patrige Renearin, Senin (28/12/2015).
Dia menjelaskan, aksi penyerangan kelompok OTK itu diawali dengan tembakan dari Honai di belakang Polsek Sinak. Tak lama, seorang warga berinisial DK yang selama ini bekerjasama dengan Kepolisian, membuka pintu belakang sehingga kelompok OTK pelaku penyerangan dengan mudah masuk ke Mapolsek.
“DK sudah 4 tahun menjadi pembantu di Polsek Sinak. Dari analisis kami, DK sudah kerjasama dengan kelompok tersebut. Jadi tembakan pertama dari Honai hanya kode,” jelas Kombes Pol Patrige Renearin.
Akibat serangan kelompok OTK yang mendadak itu, tiga anggota Polsek Sinak gugur sedangkan 2 lainnya mengalami luka tembak. Mereka yang selamat berhasil diamankan anggota Yonif 751/R dan Koramil Sinak yang datang memberikan bantuan ke lokasi. Jarak antara Koramil dan Polsek sekitar 100-150 meter dan pos Yonif 751 yang berada di pasar berjarak 300-500 meter dari Polsek.
“Tiga anggota yang meninggal atas nama Briptu Ridho, Bripda Arman dan Bripda Ilham. Sedangkan dua anggota yang mengalami luka tembak adalah Briptu Suma, Bripda Rian,” pungkas Kombes Pol Patrige Renearin.
Seperti sebelumnya, kelompok orang tak dikenal (OTK) menyerang Polsek Sinak, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (27/12/2015) semalam dan berhasil menewaskan tiga polisi.
Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, Senin (28/12/2015) pagi, mengatakan penyerangan yang dilakukan OTK itu terjadi sekitar pukul 20.45 WIT. Tiga anggota Polsek Sinak gugur di lokasi kejadian sedangkan dua lainnya mengalami luka tembak.
Irjen Pol Paulus Waterpauw menambahkan, anggota polisi yang bertugas di Polsek Sinak cuma berjumlah delapan orang saat serangkan kelompok OTK itu terjadi. “Para korban yang selamat maupun yang meninggal kini berada di Koramil Sinak yang berjarak sekitar 100-150 meter dari Polsek Sinak,” ujar Kapolda Papua.
Selain melakukan penyerangan, kelompok OTK tersebut juga mengambil 7 pucuk senjata api berbagai jenis beserta amunisi dari Polsek Sinak. “Kami saat ini menuju Polsek Sinak untuk melihat langsung situasinya,” pungkas Kapolda Papua Irjen Pol Waterpauw.


No comments:
Post a Comment